WhatsApp
Product image
Product image
Product image

Jual Honeycom Bioflter

(0)

RP1,900,000

(Ada stok)

Spesifikasi Produk

Luas Permukaan: 300-320 m2/m3

Material: PVC (Tebal 0.2 mm)

Ukuran Lubang: 25 mm

Berat Jenis: 15 kg/m3

Pilihan Ukuran Blok (cm): 
100x100x30

Jual Honeycomb Biofilter

Jual Honeycomb Biofilter menjadi pilihan bagi perusahaan, pengelola gedung, hotel, rumah sakit, restoran, kawasan perumahan, hingga industri yang membutuhkan media biofilter untuk sistem pengolahan air limbah. Honeycomb Biofilter berfungsi sebagai media tempat mikroorganisme melekat dan berkembang sehingga dapat mendukung proses biologis di dalam instalasi pengolahan air limbah.

Honeycomb IPAL memiliki bentuk berongga menyerupai sarang lebah. Struktur tersebut memberikan banyak permukaan yang dapat menjadi tempat pertumbuhan biofilm. Selain itu, rongga-rongga pada media memungkinkan air limbah melewati permukaan media sehingga terjadi kontak antara air limbah dengan mikroorganisme.

Dalam sistem IPAL, proses biologis menjadi salah satu tahapan penting untuk membantu menurunkan kandungan bahan organik yang dapat diuraikan secara biologis. Oleh karena itu, pemilihan media biofilter perlu memperhatikan karakteristik material, luas permukaan, ukuran rongga, kapasitas reaktor, serta kesesuaian dengan sistem pengolahan.

Honeycomb IPAL dari honeycombipal.com dapat digunakan untuk berbagai kebutuhan instalasi pengolahan air limbah. Produk ini dapat dipertimbangkan untuk sistem IPAL domestik, STP, maupun WWTP yang menggunakan proses biofilter.

Selain itu, Honeycomb Biofilter dapat digunakan pada proyek baru maupun pengembangan instalasi yang sudah tersedia. Pengguna dapat menyesuaikan kebutuhan media berdasarkan ukuran bak, kapasitas pengolahan, dan konfigurasi reaktor.

Mengapa Honeycomb Biofilter Menjadi Pilihan untuk Sistem IPAL?

Pemilihan media biofilter tidak cukup hanya berdasarkan bentuk atau harga. Media harus mampu menyediakan permukaan yang sesuai untuk pertumbuhan mikroorganisme sekaligus memungkinkan air limbah melewati struktur media.

Honeycomb Biofilter memiliki struktur berongga dengan pola menyerupai sarang lebah. Struktur tersebut memberikan area permukaan yang dapat ditempati mikroorganisme. Ketika biofilm berkembang, air limbah yang melewati media dapat berkontak dengan lapisan mikroorganisme tersebut.

Selain itu, desain berongga membantu menciptakan jalur aliran pada media. Kondisi tersebut membuat Honeycomb dapat menjadi bagian dari unit biologis pada sistem pengolahan air limbah.

Bagi pengelola IPAL, penggunaan media biofilter yang sesuai dapat membantu mendukung proses biologis secara berkelanjutan. Karena itu, Honeycomb IPAL dapat menjadi salah satu pilihan ketika instalasi membutuhkan media pertumbuhan mikroorganisme.

Honeycomb Biofilter juga memiliki penerapan yang cukup luas. Media dapat digunakan pada sistem pengolahan air limbah domestik, fasilitas komersial, hingga beberapa jenis instalasi industri yang menggunakan proses biologis.

Dengan memilih produk yang sesuai, pengguna dapat memperoleh media yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan reaktor. Konsultasi sebelum pembelian juga penting untuk menentukan ukuran dan volume media yang tepat.

Deskripsi Produk

Honeycomb Biofilter adalah media biofilter yang digunakan dalam sistem pengolahan air limbah sebagai tempat melekatnya mikroorganisme. Media memiliki struktur berongga berbentuk heksagonal yang menyerupai sarang lebah.

Struktur tersebut memberikan permukaan yang dapat digunakan mikroorganisme untuk membentuk biofilm. Biofilm kemudian menjadi bagian dari proses biologis yang membantu menguraikan bahan organik di dalam air limbah.

Honeycomb IPAL dirancang dengan banyak saluran sehingga air limbah dapat melewati bagian dalam media. Dengan demikian, air limbah dapat berkontak dengan permukaan yang telah ditumbuhi mikroorganisme.

Produk Honeycomb IPAL dapat menjadi komponen penting dalam unit biofilter. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan sistem aerob maupun anaerob berdasarkan rancangan instalasi.

Salah satu karakteristik penting Honeycomb adalah luas permukaannya. Media Honeycomb IPAL memiliki luas permukaan sekitar 300–320 m²/m³ berdasarkan spesifikasi produk. Area tersebut menyediakan ruang yang cukup luas untuk mendukung pertumbuhan biofilm.

Material produk menggunakan PVC dengan ketebalan sekitar 0,2 mm. Sementara itu, ukuran aperture atau lubang media sekitar 25 mm dan berat jenis sekitar 15 kg/m³.

Spesifikasi tersebut dapat menjadi referensi bagi pengguna yang sedang merancang sistem IPAL baru maupun melakukan peningkatan media pada sistem yang sudah beroperasi.

Selain itu, bentuk Honeycomb yang ringan memudahkan proses penanganan dan pemasangan. Media dapat ditempatkan dalam reaktor dengan menggunakan sistem penyangga sesuai desain.

Honeycomb Biofilter bukanlah bahan kimia pengolah limbah. Produk ini merupakan media fisik yang memberikan tempat bagi mikroorganisme untuk tumbuh. Oleh sebab itu, kinerja media sangat bergantung pada kondisi biologis dan desain keseluruhan sistem.

Dengan pemilihan dan pemasangan yang tepat, Honeycomb dapat mendukung proses pengolahan biologis dalam sistem IPAL, STP, maupun WWTP.

Spesifikasi Produk

Spesifikasi menjadi pertimbangan penting sebelum membeli Honeycomb Biofilter. Pengguna perlu mengetahui karakteristik media agar produk sesuai dengan kebutuhan instalasi.

Berikut tabel spesifikasi Honeycomb IPAL:

SpesifikasiDetail
Nama ProdukHoneycomb IPAL
BentukHexagonal / Sarang Lebah
MaterialPVC
Ketebalan Material0,2 mm
Luas Permukaan300–320 m²/m³
Ukuran Lubang (Aperture)25 mm
Berat Jenis±15 kg/m³
WarnaPutih, Biru, Hitam
FungsiMedia Biofilter dan Sedimentasi
Sistem PengolahanAerob dan Anaerob
Ketahanan SuhuHingga 80°C
Umur PakaiJangka Panjang
AplikasiIPAL, STP, WWTP, Biofilter

Spesifikasi di atas dapat digunakan sebagai acuan awal dalam menentukan produk. Namun, kebutuhan aktual tetap harus disesuaikan dengan kondisi instalasi.

Kapasitas IPAL, debit air limbah, karakteristik limbah, volume bak, dan konfigurasi sistem dapat memengaruhi kebutuhan jumlah Honeycomb. Karena itu, calon pembeli sebaiknya melakukan konsultasi sebelum menentukan jumlah media.

Dengan konsultasi yang tepat, pembelian Honeycomb Biofilter dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan teknis, bukan sekadar perkiraan jumlah.

Hal tersebut juga membantu pengguna menghindari pembelian media yang terlalu sedikit maupun terlalu banyak. Selanjutnya, media dapat dipasang sesuai rancangan reaktor yang tersedia.

Keunggulan

Honeycomb Biofilter memiliki berbagai keunggulan yang membuatnya dapat digunakan dalam sistem pengolahan air limbah. Keunggulan tersebut berkaitan dengan struktur, luas permukaan, material, dan kemudahan penerapannya.

1. Luas Permukaan untuk Pertumbuhan Biofilm

Honeycomb memiliki struktur berongga yang menyediakan area permukaan bagi mikroorganisme. Luas permukaan sekitar 300–320 m²/m³ menjadi salah satu karakteristik yang mendukung fungsi tersebut.

Dengan permukaan yang tersedia, mikroorganisme dapat melekat dan membentuk biofilm. Biofilm kemudian berperan dalam proses biologis sesuai kondisi reaktor.

2. Struktur Honeycomb yang Efisien

Struktur heksagonal membuat media memiliki banyak saluran. Air limbah dapat melewati saluran tersebut sehingga terjadi kontak dengan permukaan media.

Selain itu, struktur tersebut memungkinkan media menyediakan area permukaan dalam volume yang relatif efisien.

3. Mendukung Proses Biologis

Honeycomb menyediakan tempat bagi mikroorganisme untuk berkembang. Dengan demikian, media dapat mendukung proses biologis dalam unit biofilter.

Namun, Honeycomb tidak menggantikan fungsi aerasi, pengendapan, atau unit pengolahan lainnya. Semua komponen tetap harus bekerja sesuai rancangan.

4. Dapat Digunakan pada Sistem Aerob dan Anaerob

Honeycomb dapat digunakan pada konfigurasi biofilter aerob maupun anaerob sesuai desain sistem.

Pada sistem aerob, mikroorganisme membutuhkan oksigen yang tersedia melalui sistem aerasi. Sementara itu, sistem anaerob menggunakan kondisi yang berbeda untuk mendukung mikroorganisme anaerob.

Karena itu, konfigurasi pemasangan harus mengikuti jenis proses yang digunakan.

5. Material PVC

Honeycomb menggunakan material PVC yang dibentuk menjadi struktur berongga. Material ini menjadi bagian dari karakteristik fisik media.

Ketebalan material juga perlu diperhatikan agar pengguna dapat menyesuaikan produk dengan kebutuhan instalasi.

6. Ringan dan Mudah Ditangani

Struktur Honeycomb relatif ringan sehingga lebih mudah ditangani ketika proses pemasangan. Hal tersebut dapat membantu pekerjaan instalasi, terutama ketika media dipasang dalam jumlah besar.

Selain itu, penataan media dapat dilakukan berdasarkan konfigurasi bak dan sistem penyangga yang digunakan.

7. Cocok untuk Berbagai Sistem IPAL

Honeycomb Biofilter dapat digunakan dalam berbagai jenis sistem pengolahan air limbah. Produk dapat dipertimbangkan untuk IPAL domestik, STP gedung, hotel, rumah sakit, restoran, hingga beberapa jenis fasilitas industri.

Dengan cakupan penggunaan tersebut, pengguna dapat menyesuaikan media dengan kebutuhan proyek.

8. Mendukung Proyek Baru

Honeycomb dapat digunakan sejak tahap perencanaan IPAL baru. Perencana dapat memperhitungkan volume media bersamaan dengan desain reaktor.

Dengan perencanaan sejak awal, pemasangan media dapat dibuat lebih teratur dan sesuai dengan sistem aliran.

9. Dapat Dipertimbangkan untuk Revitalisasi IPAL

Honeycomb juga dapat digunakan ketika pengguna ingin melakukan peningkatan atau revitalisasi instalasi.

Penambahan atau penggantian media dapat menjadi bagian dari pekerjaan peningkatan apabila kondisi reaktor mendukung. Sebelum melakukan perubahan, kondisi sistem sebaiknya diperiksa terlebih dahulu.

10. Perawatan Relatif Praktis

Honeycomb tidak membutuhkan sistem operasi mekanis tersendiri. Namun, operator tetap perlu memantau kondisi media dan reaktor.

Pemeriksaan berkala dapat membantu mengetahui adanya penumpukan padatan atau gangguan aliran yang dapat memengaruhi proses.

Aplikasi Penggunaan

Honeycomb Biofilter dapat digunakan pada berbagai instalasi pengolahan air limbah. Setiap aplikasi memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga desain sistem harus disesuaikan.

IPAL Domestik

IPAL domestik digunakan untuk mengolah air limbah yang berasal dari aktivitas rumah tangga, perumahan, apartemen, maupun fasilitas hunian.

Honeycomb dapat ditempatkan pada unit biofilter sebagai media pertumbuhan mikroorganisme. Air limbah kemudian melewati media sehingga terjadi kontak dengan biofilm.

STP Gedung Perkantoran

Gedung perkantoran menghasilkan air limbah domestik dari toilet, pantry, dan fasilitas pendukung lainnya.

Honeycomb Biofilter dapat menjadi bagian dari unit biologis STP. Penggunaannya perlu disesuaikan dengan kapasitas dan desain instalasi.

Hotel

Hotel memiliki sumber air limbah yang beragam, termasuk kamar, restoran, dapur, dan fasilitas laundry.

Sistem pengolahan perlu memiliki konfigurasi yang sesuai dengan karakteristik limbah. Honeycomb dapat digunakan sebagai media biofilter apabila sistem memang menggunakan proses biologis berbasis biofilm.

Rumah Sakit

Rumah sakit menghasilkan air limbah dengan karakteristik yang membutuhkan pengelolaan khusus.

Honeycomb dapat digunakan pada bagian biologis sistem pengolahan apabila sesuai dengan rancangan IPAL. Namun, fasilitas kesehatan tetap membutuhkan sistem pengolahan yang memenuhi persyaratan teknis dan lingkungan yang berlaku.

Restoran

Restoran menghasilkan air limbah dari aktivitas dapur dan sanitasi. Limbah dapat mengandung bahan organik serta minyak dan lemak.

Karena itu, sistem biasanya membutuhkan pengolahan pendahuluan sebelum air masuk ke unit biologis. Setelah kondisi limbah sesuai, Honeycomb dapat digunakan sebagai media biofilter.

Apartemen

Apartemen menghasilkan air limbah domestik dari banyak penghuni. STP apartemen membutuhkan sistem biologis yang dapat menangani debit sesuai kapasitas bangunan.

Honeycomb dapat menjadi media tempat pertumbuhan mikroorganisme pada unit biofilter.

Industri

Industri memiliki karakteristik air limbah yang berbeda-beda. Beberapa jenis limbah dapat memanfaatkan proses biologis setelah melalui pengolahan pendahuluan yang sesuai.

Honeycomb dapat digunakan sebagai media pertumbuhan mikroorganisme pada unit biologis berdasarkan hasil perancangan dan karakteristik limbah.

WWTP

Wastewater Treatment Plant membutuhkan beberapa unit pengolahan untuk menghasilkan air olahan sesuai target.

Honeycomb dapat digunakan pada unit biofilter sebagai media pendukung pertumbuhan biofilm. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan konfigurasi WWTP.

Fasilitas Komersial

Pusat perbelanjaan, gedung komersial, fasilitas olahraga, dan bangunan publik dapat menghasilkan air limbah domestik dalam jumlah besar.

Honeycomb Biofilter dapat dipertimbangkan untuk sistem pengolahan biologis pada fasilitas tersebut.

Proyek Revitalisasi IPAL

Bagi pemilik IPAL yang sudah beroperasi, Honeycomb dapat dipertimbangkan ketika melakukan revitalisasi media.

Sebelum pemasangan, kondisi bak, sistem aliran, aerasi, serta unit pengolahan lain perlu diperiksa. Dengan begitu, media baru dapat disesuaikan dengan kondisi aktual.

Cara Kerja Honeycomb Biofilter

Cara kerja Honeycomb Biofilter cukup sederhana. Media ditempatkan pada unit biofilter yang telah dirancang untuk menggunakan media pertumbuhan mikroorganisme.

Setelah media berada di dalam reaktor, mikroorganisme mulai melekat pada permukaan Honeycomb. Seiring berjalannya proses, mikroorganisme berkembang dan membentuk biofilm.

Selanjutnya, air limbah mengalir melalui rongga-rongga Honeycomb. Air berkontak dengan permukaan yang telah ditempati biofilm.

Mikroorganisme kemudian melakukan aktivitas biologis terhadap bahan yang dapat diuraikan secara biologis. Proses tersebut terus berlangsung selama kondisi reaktor mendukung pertumbuhan mikroorganisme.

Karena itu, Honeycomb menjadi bagian dari ekosistem biologis dalam IPAL. Media menyediakan tempat, sedangkan mikroorganisme menjalankan proses biologis.

Faktor yang Memengaruhi Kinerja Honeycomb

Walaupun Honeycomb berperan penting sebagai media biofilter, kinerja sistem tidak hanya ditentukan oleh media.

Debit air limbah menjadi faktor pertama yang perlu diperhatikan. Aliran yang terlalu tinggi dapat mengurangi waktu kontak antara air limbah dan biofilm.

Selanjutnya, beban organik juga harus sesuai dengan kapasitas sistem. Beban yang terlalu tinggi dapat memberikan tekanan terhadap proses biologis.

Pada sistem aerob, oksigen juga menjadi faktor utama. Aerasi harus mampu menyediakan oksigen sesuai kebutuhan mikroorganisme.

Selain itu, pH, temperatur, nutrisi, waktu tinggal hidrolik, dan distribusi aliran juga memengaruhi kondisi biologis.

Oleh sebab itu, Honeycomb Biofilter harus dipandang sebagai salah satu komponen dari sistem IPAL secara keseluruhan.

Cara Memilih Honeycomb Biofilter

Sebelum membeli Honeycomb Biofilter, pengguna perlu menentukan kapasitas IPAL terlebih dahulu. Data debit harian menjadi salah satu dasar untuk memperkirakan kebutuhan media.

Kemudian, periksa dimensi bak yang tersedia. Ukuran media harus sesuai dengan ruang pemasangan.

Selanjutnya, tentukan jenis proses biologis yang digunakan. Sistem aerob dan anaerob memiliki kebutuhan operasional yang berbeda.

Perhatikan pula luas permukaan media dan karakteristik material. Informasi tersebut membantu pengguna membandingkan produk dengan kebutuhan proyek.

Selain itu, tentukan jumlah media berdasarkan perhitungan teknis. Jangan hanya membeli berdasarkan perkiraan karena kebutuhan setiap sistem dapat berbeda.

Untuk proyek dalam jumlah besar, konsultasi dengan penyedia Honeycomb IPAL dapat membantu menentukan spesifikasi dan kebutuhan volume sebelum pemesanan.

Pemesanan Honeycomb Biofilter

Bagi perusahaan atau pengelola instalasi yang sedang membutuhkan Jual Honeycomb Biofilter, honeycombipal.com menyediakan Honeycomb IPAL untuk berbagai kebutuhan pengolahan air limbah.

Pembelian dapat disesuaikan dengan kebutuhan proyek. Calon pembeli dapat menginformasikan ukuran bak, kapasitas IPAL, jenis limbah, dan kebutuhan volume media.

Selain itu, konsultasi sebelum pembelian dapat membantu menentukan produk yang sesuai. Dengan informasi teknis yang lengkap, proses pemesanan menjadi lebih terarah.

Honeycomb IPAL dapat digunakan untuk proyek baru maupun pengembangan sistem yang sudah ada. Karena itu, produk dapat menjadi pilihan bagi berbagai sektor yang membutuhkan media biofilter.

Pastikan memilih media berdasarkan spesifikasi dan kebutuhan instalasi. Dengan demikian, Honeycomb yang dibeli dapat digunakan sesuai fungsi dan rancangan sistem.

Kesimpulan

Jual Honeycomb Biofilter menjadi pilihan bagi pengguna yang membutuhkan media pertumbuhan mikroorganisme dalam sistem pengolahan air limbah. Honeycomb IPAL memiliki struktur berongga menyerupai sarang lebah yang menyediakan area permukaan untuk pertumbuhan biofilm. Selain itu, struktur tersebut memungkinkan air limbah melewati rongga media sehingga terjadi kontak antara air limbah dan biofilm. Proses ini mendukung aktivitas biologis dalam unit biofilter sesuai kondisi operasional sistem.

Honeycomb IPAL memiliki luas permukaan sekitar 300–320 m²/m³, material PVC dengan ketebalan sekitar 0,2 mm, aperture sekitar 25 mm, dan berat jenis sekitar 15 kg/m³. Spesifikasi tersebut dapat menjadi acuan awal dalam menentukan media yang sesuai dengan kebutuhan instalasi. Keunggulan Honeycomb Biofilter mencakup struktur berongga, area permukaan untuk biofilm, material PVC, bobot yang relatif ringan, serta fleksibilitas penerapan pada berbagai sistem biofilter.

 

 

❱ Hubungi Sekarang untuk Pemesanan!

Butuh informasi lebih lanjut atau ingin melakukan pemesanan?

Hubungi kami: +62 813-3535-3290  
Kunjungi situs resmi kami di: honeycombipal.com  
Tersedia pengiriman ke seluruh Indonesia.

Pergudangan LMC, Jl. Raya Cikaret No.91, Pabuaran, Kec. Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 16916.

Add your review

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Please login to write review!

Upload photos

Looks like there are no reviews yet.

You may also like

Take it to your cart

Newsletter

Dapatkan info terbaru

Dengan melanjutkan, Anda menyetujui seluruh Syarat dan Ketentuan.